Mencuri Milik Tuhan

persembahan

Bacaan: Matius 15:1-20

Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan. – Matius 15:2

Bukan hanya maling yang mencuri sesuatu, kita terkadang melakukannya, bahkan seorang pelayan Tuhan pun juga melakukannya. Lebih heboh lagi, yang kita curi bukan milik sesama kita, tapi justru milik Tuhan. Lalu, hal-hal apa saja yang merupakan milik Allah yang kita curi?

  1. Perpuluhan Sepersepuluh dari berkat yang kita terima adalah milik Tuhan dan menjadi hak Tuhan. Namun sayang, dengan begitu banyak dalih kita tidak mau mengembalikan persembahan perpuluhan. Padahal Tuhan berjanji, jika kita setia mengembalikan persembahan perpuluhan, maka Ia akan membuka tingkap-tingkap langit untuk memberkati kita. (Maleakhi 3:10)
  2. Kemuliaan Seringkali kita tidak sadar bahwa berulangkali kita mencuri kemuliaan Tuhan. Pujian dan kehormatan itu seharusnya kita kembalikan kepada Tuhan, namun kita justru mencurinya untuk kemuliaan diri kita sendiri. Harusnya kita belajar dari tragedi yang menimpa Ananias dan Safira. Hanya demi sebuah gengsi dan prestise, mereka mencuri kemuliaan Tuhan dan akibatnya mereka mati seketika itu juga. Adakah kita seorang pelayan Tuhan yang sering berdiri di atas mimbar dan menerima banyak pujian dari jemaat yang kita layani? Hati-hatilah, jangan curi kemuliaan Tuhan, kembalikan semuanya kepada Tuhan.
  3. Penghakiman Pernah disakiti orang lain? Rasanya kita ingin membalas dengan perbuatan setimpal. Namun Alkitab berkata dengan jelas bahwa pembalasan dan penghakiman adalah hak Tuhan. Jangan mencuri hak Allah untuk menghakimi, meski hati kita mungkin tidak tahan dengan situasi dan keadaan yang terus memojokkan kita. Jadi, lepaskan keinginan kita untuk membalas dan menghakiminya, sebab itu semuanya adalah kepunyaan Tuhan dan hak Tuhan. Biarkan Tuhan yang menjadi hakim!

Tiga hal tersebut di atas merupakan milik Tuhan dan bukan hak kita untuk mengambil bagianNya. Hindarkan diri kita dari tindak pencurian, apalagi mencuri milik Allah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: